Tuhan Ndak Butuh Apa-apa (Emha Ainun Nadjib (cak nun))

Emha Ainun Nadjib (cak nun)

Sejumlah parpol mengalami perkembangan, sejumlah parpol mengalami penurunan dsb. tadi malam saya didatangi teman-teman PKS dan mereka, selama menjelang pemilu disinisi oleh sesama partai Islam, karena caleg mereka yang di Irian Jaya, 30% katolik, jumlahnya cukup besar.

Itu dijadikan alat untuk menjelekkan PKS dst. Apakah PKS termasuk yang akan membawa syariat Islam?

Seandainya PKSpun membawa syariat Islam, saya setuju-setuju saja syariat Islam diterapkan.

Tahu nggak syariat Islam itu apa? Syariat Islam itu adalah sebuah otoritas yang membuat orang kristen bisa menjadi orang kristen. Syariat Islam adalah, anda mau milih gatoloco, pilihlah gatoloco. Yang mau milih agamanya Anand Krishna, pilihlah Anand Krishna, itulah syariat Islam.

Syariat Islam adalah satu peluang dimana setiap manusia, “laa ikrahaa fiddiin qad tabbayyanaa rusydu minal ghaiy”, sudah jelas baik dan buruk bagi setiap orang dengan keyakinannya masing-masing dan setiap orang berhak memilih pilihannya masing-masing. Dan itu dijamin oleh syariat Islam. Jadi kalau ada syariat Islam kok memaksa orang jadi Islam, itu bukan syariat Islam.

Asal syariat Islam seperti itu ya ndak masalah to? Kalau mau maling, malingo sak karepmu, cuman kalau ketemon aku, tak kaplok, gitu saja…Artinya hukum berlaku, akal sehat berlaku, cinta berlaku, kebencian berlaku, tapi masing-masing dengan resikonya sendiri-sendiri. Benci boleh nggak? Boleh-boleh juga cuman ada resikonya.

Anda ngentutin Tuhan itu boleh kok, dengan resiko masuk neraka…Tiap hari pekerjaan Tuhan dihina kan? Orang bikin karya seni dengan gambar bagus, musik bagus, tapi tidak ada yang untuk Tuhan sama sekali. Padahal yang kasih kreatifitas Tuhan, yang kasih warna Tuhan, yang kasih semua Tuhan, tapi tidak ada yang untuk Tuhan sama sekali.

Dan Tuhan setiap hari dihina dan Tuhan setiap hari tidak merasa terhina oleh hinaan itu. Jadi Tuhan tidak butuh anda, mau baik mau buruk, Tuhan tidak butuh, itu urusanmu masing-masing, engkaulah yang butuh. Kalau kamu sembahyang taat sama Dia, Tuhan tidak besar kepala, dan tidak menjadi lebih besar.

Anda benci sama Tuhan, dan berkhianat sama Tuhan, Tuhan ndak pathe’en juga, sak karepmu… Tuhan itu tidak butuh apa-apa dan tidak akan berkurang kebesarannya maupun keagungannya oleh segala kelakuan kita. Tuhan tidak butuh demokratis, Tuhan tidak terikat sama siapa-siapa. Mau diktatoer boleh, mau demokratis boleh, wong punya-punyaKu sendiri, Aku buat-buat sendiri. Jadi Dia berhak untuk diktator. Tuhan itu, satu-satunya yang berhak untuk diktator.

Anand Krishna ditakdirkan untuk hidup di Indonesia, terserah Tuhan, tidak ditaruh di Etiophia, tidak ditaruh dimana, itu terserah Tuhan. Tergantung negosiasi kalian sama Tuhan, dan terserah Dia juga.

Ndak ada masalah kan itu?

Emha Ainun Nadjib (cak nun)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s